Kalahkan Trump dan Terpilih sebagai Presiden ke-46 Amerika Serikat, Joe Biden: “America’s back”

Sesudah empat tahun, periode kepimpinan Donald J. Trump selaku Presiden Amerika Serikat yang penuh pro-kontra nampaknya beneran akan selekasnya usai.

Kompetitornya dalam pemilu presiden 2020, Joseph R. Biden Jr. atau yang lebih dekat dikenali selaku Joe Biden, sukses memenangi sebagian besar electoral votes. Dengan kemenangan itu, Joe Biden jadi presiden dipilih ke-46 Amerika Serikat dan sekalian yang paling tua di umur 77 tahun (akan ulang tahun ke-78 bulan akhir ini). Pasangan nyapres Biden yakni Kamala Harris cetak riwayat selaku figur wanita pertama yang dipilih selaku wapres sejauh riwayat Negeri Paman Sam.

Dalam pidato pertama kalinya selaku presiden dipilih (7/11), dikutip dari situs New York Times, Joe Biden mengatakan pesan persatuan untuk semua masyarakat Amerikat Serikat. Terhitung untuk beberapa simpatisan Trump yang dia meminta dapat terima hasil pemilu ini dengan lega dada. Biden memberi pesan ini ialah peristiwa penting untuk bersama mengembalikan Amerika Serikat, negara yang dalam tahun-tahun ini makin terpecah iris. Jika dari pidatonya, Biden pengin seluruh orang tahu jika “America’s back!”

Di Indonesia, nama Joe Biden kemungkinan memang tidak setenar Donald Trump atau Barrack Obama tetapi dia ialah figur yang paling punya pengaruh dalam politik Amerika Serikat. Telah menekuni di politik semenjak 48 tahun kemarin, Joe Biden. Sempat juga memegang selaku wapres Amerika Serikat sepanjang 8 tahun di bawah kepemimpinan Barrack Obama. Dia bahkan juga. Pernah seringkali tidak berhasil mencalonkan diri selaku capres dari Partai Demokrat (tahun 1988 dan 2008), sebelumnya terakhir sukses pada tahun 2020 ini.

Berkompetisi dengan presiden petahana Donald Trump dari Partai Republik, Biden pada akhirnya memenangi. Suara sebagian besar sesudah memperoleh 279 electoral votes (diperlukan 270 suara untuk dipastikan selaku juara) waktu artikel ini dicatat. Walau penghitungan belum usai, Biden ditegaskan menang atas Trump yang. Memperoleh 214 electoral votes dan menjadi president elect alias presiden dipilih ke-46 Amerika Serikat. Trump memang keluarkan bermacam. Claim mendakwa manipulasi pemilu sampai claim jika dianya menang, seperti dikutip dari situs Washington Post ini, tetapi banyak. Faksi melihat skeptis dan memandang beberapa tuduhan itu akan susah ditunjukkan.