Mengenal Eutanasia, Tindakan Akhiri Hidup Manusia Secara Sukarela yang Dilegalkan Selandia Baru

Walau kematian adalah satu perihal tidak terelakkan untuk semua makhluk bernyawa, beberapa orang yang tidak pengin hal tersebut berlangsung. Minimal tidak MPO Slot Online muncul karena penyakit atau kecelakaan, tetapi murni sebab factor umur saja. Sederhanannya, manusia tidak pengin wafat, atau menyaksikan orang yang dicintai wafat dalam kesengsaraan.

Walau demikian, penyakit yang bisa mengakibatkan kesengsaraan hidup terkadang tidak dapat seutuhnya dihindarkan, walaupun kita telah memperhitungkannya semaksimal mungkin. Karena itu, dikenali satu perlakuan namanya eutanasia suka-rela atau terkenal disebutkan “suntik mati”, yaitu saat seorang yang sakit berat minta untuk akhiri kehidupan dengan tenang dan gampang atas landasan perikemanusiaan. Walau polemis, eutanasia suka-rela telah dipungut beberapa negara lo. Yang terkini dilegalkan oleh Selandia Baru.

Secara praktek, perlakuan eutanasia suka-rela umumnya akan disuruh oleh pasien pengidap penyakit yang memunculkan merasa sakit terus-terusan. Di Indonesia perlakuan ini ilegal dengan teror penjara 12 tahun. Tetapi di negara yang melegalkan eutanasia seperti Selandia Baru, ada banyak persyaratan yang perlu disanggupi saat sebelum perlakuan dapat dilaksanakan. Merilis BBC, ketentuannya ialah pasien harus masyarakat negara Selandia Baru atau warga masih yang berumur 18 tahun dengan penyakit membahayakan, dan punyai keinginan hidup kurang dari 6 bulan, atau alami pengurangan kekuatan fisik yang tidak bisa dirubah. Negara yang melegalkan eutanasia seperti Belgia, Kanada, Kolumbia, Luxemburg, dan Belanda punyai persyaratan yang lain.

Tetapi biasanya, kondisi pasien harus dipelajari oleh beberapa profesional klinis, terhitung pegiat klinis yang dipilih pemerintahan, baru selanjutnya perlakuan dilaksanakan sesudah disepakati oleh dua dokter. Baik dokter atau perawat tidak bisa mengawali pembicaraan mengenai opsi eutanasia ke pasien, sebab ada banyak proses eutanasia yang dilaksanakan dengan alasan faktor-faktor. Tetapi umumnya, eutanasia suka-rela dilaksanakan dengan memberi suntikan obat mematikan. Proses ini akan membuat pasien seolah pergi tidur dengan nyaman, tetapi tidak akan bangun kembali.

Merilis Medical News Today, ada dua keadaan umum di mana seorang memperoleh perlakuan eutanasia. Pertama ialah eutanasia secara suka-rela, yaitu pasien minta dan sudah pahami. Apa yang akan berlangsung, dan eutanasia tidak suka-rela, yang dilaksanakan sebab pasien tidak. Dapat memberi kesepakatan sebab keadaan kesehatannya. Dalam skenario ini, keputusan umumnya dibikin oleh faksi wali atau keluarga yang didasari pada kualitas hidup dan kesengsaraan pasien.