Peringati Bulan Kesehatan Gigi Nasional 2020, Pepsodent Hadirkan Layanan Konsultasi Gratis via WhatsApp

Semenjak wabah menempa, berobat ke dokter gigi adalah satu aktivitas yang membuat deg-degan. Ini sebab mulut bisa saja sisi paling mempunyai potensi menyebarkan infeksi Covid-19. Dengan argumen yang serupa, praktik dan service kesehatan gigi dan mulut banyak juga yang tutup, terkecuali bila ada pasien perlu pengatasan selekasnya.

Tetapi seperti warga Indonesia condong pemula dengan kesehatan gigi dan mulut, kita terkadang bingung kapan semestinya menjumpai dokter untuk satu masalah. Dalam soal permasalahan gigi dan mulut, kita tidak tahu keadaan apakah yang bisa diatasi sendiri, dan kebalikannya harus selekasnya bisa perawatan klinis. Nah, karena itu Pepsodent dalam peringatan Bulan Kesehatan Gigi Nasional (BKGN) 2020, bekerja bersama dengan PDGI dan AFDOKGI, memaksimalkan satu service diskusi gratis yang dapat dijangkau warga melalui WhatsApp.

Optimalisasi service yang dinamakan Bertanya Pepsodent ini, kecuali menjawab keperluan di periode wabah, juga sekaligus menjawab masalah belum meratanya distribusi dokter gigi di Indonesia. Ketua Komite Kesehatan Gigi dan Mulut Kementerian RI, drg. Tritarayati, SH, MH.Kes, sampaikan berdasarkan hasil Riskesdas tahun 2018, beberapa Puskesmas di Indonesia masihlah ada yang belum mempunyai dokter gigi. Dengan bukti ini, warga yang memperoleh service kesehatan gigi dan mulut sudah tentu cukup rendah.

“Karena itu, dibutuhkan peranan pemerintahan dan faksi swasta supaya bisa membagikan tenaga medis gigi dan mulut secara rata. Apa lagi pemerintahan punyai sasaran “Indonesia Bebas Karies 2030″, dan karena itu kita perlu suport semua. Stake holder terhitung swasta,” kata drg. Tritarayati dalam pertemuan jurnalis virtual Bulan Kesehatan Gigi Nasional 2020 lewat Zoom, Kamis (12/11/2020).

Head of Sustainable Living Beauty dan Individual Care and Home Care Unilever Indonesia Foundation, drg. Ratu Mirah Afifah, GCClinDent.,MDSc, menjelaskan jika basis Bertanya Pepsodent telah dikeluarkan semenjak bulan April 2020, dan telah sukses layani seputar 7.000 diskusi. Dalam prakteknya, dia menjelaskan bekerja bersama dengan 26 Fakultas Kedokteran Gigi di semua Indonesia. Nah, kecuali memaksimalkan basis itu, peringatan BKGN 2020 dimeriahkan. Dengan penyelenggaraan rangkaian seminar-online dengan bermacam tema menarik, dengan arah mendidik warga.